Mencari Ratu Pantai Laut Selatan di Yogyakarta (Part II)

Setelah sebelumnya perjalanan dari Solo ke Parangtritis Jogja yang bisa Kamu baca di Mencari Ratu Pantai Laut Selatan di Yogyakarta (Part I).

Akhirnya sampai juga di pantai Parangtritis.

Seperti anak SD yang menyambut liburan panjang dan bermain di pantai, Saya langsung menuju tepian untuk main air. Dan ternyata lagu berjudul Air dari Joshua itu benar adanya, air laut rasanya asin. Banget malah. Mungkin karena pengunjung di sini banyak banget, mereka kecapean kemudian keringetan. Dan terakhir keringat mereka berkumpul dan jadilah air laut rasanya asin. Atau mungkin teori lain adalah air laut rasanya asin adalah karena ada kapal pengimpor garam yang karam di sekitar sini. Mungkin.

Setelah itu Saya mencoba menjadi anak alay di pinggiran pantai dengan menulis nama di pasir ditambahkan dengan hiasan hati kemudian difoto. Tapi sayangnya ada yang kurang gitu, cuma nama Saya yang ada di dalam gambar hati itu. Atau mungkin di antara Kamu yang membaca tulisan ini mau dengan sukarela untuk mengisi kekosongan itu? Ah, oke lupakan. Malah menjadi semacam buzzer biro jodoh untuk diri sendiri.

Dan sempat juga nyoba gimana rasanya jadi arsitek dan kontraktor sekaligus. Dengan membangun istana pasir, kupikir cukup mewakili dua profesi tersebut. Tapi ternyata Gatot, gagal total. Yang ada malah tumpukan pasir yang lebih mirip seperti kota Baghdad yang dihancurkan oleh Godzilla.

Dan kemudian Saya teringat tujuan utama datang ke Parangtritis. Tapi ternyata menurut penduduk sektar, Ratu Pantai Laut Selatan hanya ingin menemui orang ganteng yang menggunakan pakaian hijau. Dan sayangnya Saya nggak make baju berwarna hijau. Dan lebih sayangnya lagi Saya nggak ganteng. Tapi yang penting tetap sayang ama Kamu. Oke, forget it.

Seperti kata orang bijak, selalu ada pembelajaran di setiap langkah yang Kamu ambil. Meskipun Saya tak menemui atau mencapai tujuan utama, tapi seenggaknya dengan ke Parangtritis Saya mendapatkan banyak hal lebih. Lebih gelap, kulitnya. Lebih tipis, kantongnya. Tapi yang penting sih bisa menambah pengalaman. Dan Saya harap kedatangan Saya ke Parangtritis ini bisa dimasukkan ke dalam CV saat melamar pekerjaan Kamu.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s