Aku Takut Jatuh Cinta

image

Matahari pagi terasa lebih cerah. Seluruh gerak tubuh terasa ringan, melakukan apapun rasanya sangat mudah. Senyum sendiri tanpa interaksi orang sekitar menjadi lumrah. Bulan di langit terlihat lebih bulat. Di penghujung malam kala menutup mata yang terlintas hanya dia.

Aku pernah merasakan hal tersebut. Berkali-kali bahkan. Di antara beberapa tersebut, hanya satu yang kutuntaskan. Namun berakhir juga dengan kata “putus”. Ya mugkin memang sudah menjadi kodrat bahwa segala yang bermula pasti memiliki akhir.

Aku takut jatuh cinta.

Rasa yang beberapa kali muncul ke orang yang berbeda selalu berusaha kubunuh. Entah dengan kesibukan ataupun membiarkan rasa terlarut waktu. Beberapa orang berkata bahwa “Pernah tersakiti bisa menjadi mental block dan membuat manusia tak ingin jatuh cinta lagi”. Bukan. Bukan itu. Sungguh.

Sungguh yang kutakutkan ketika mencintai seseorang bukanlah cinta tak berbalas. Bukanlah sakitnya perpisahan. Namun takut akan murka-Nya. Cinta pada makhluk sering kali melebihi cinta kepada-Nya. Aku takut itu terjadi. Lagi.

Dari yang takut jatuh cinta lagi
Ahmad Shofwan Muis

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s