Rumah Kesayangan: Kampus Psikologi Mesen

Kenalkan nama Ahmad Shofwan Muis. Orang Solo. Solowesi selatan. Kalau ditanya punya keluarga di Solo atau nggak, akan kujawab dengan tegas. Ada. Di Psikologi UNS. Tepatnya Himapsi.

Rumah adalah tentang tempat di mana kita nyaman untuk berpulang. Kampus Psikologi Mesen adalah rumah kesayangan dari banyak hati dari penjuru Indonesia.


Mesen. Rumah kesayangan. Rumah yang pasti akan membuat mahasiswa baru terkaget-kaget. Tampilan luarnya seperti SD Negeri. Tampilan yang tak akan membuat kamu jatuh cinta pada pandangan pertama. Aku yakin tentang ini. Tapi aku lebih yakin, kehangatannya mampu membuat banyak hati tertaut padanya dan menjadi susah lupa. Setiap penghuninya akan memiliki label “anak Mesen” dari mahasiswa-mahasiswa jurusan lain di UNS. Dan mungkin membuat beberapa di antara kita terasa sedang tak kuliah di UNS. Bahkan sampai tidak hapal posisi fakultas-fakultas di kampus pusat.

Wacana pemindahan kampus sudah bergulir sejak lama. Kini rumah kita Psikologi sebentar lagi pindah. Belum juga pindah, rasa rindu di dada sudah membuncah. Ada banyak kenangan. Tempat belajar, tempat tidur siang (di gudang) bahkan anak-anak menjuluki pojok gudang itu dengan sebutan “Kost-kostan Shofwan”. Tempat membangun idealisme, tempat bercengkrama melepas penat kehidupan kampus, tempat ide saling bertukar atau beradu. Bahkan menjadi tempat aku bertemu dengan seorang gadis yang namanya seperti lelaki dan di beberapa tahun berikutnya membuatku jatuh hati. Haha oke. Lupakan bagian ini. Dan semoga dia tak membacanya.

Panjimu yang kupegang ini, sudah berkibar di berbagai tempat. Di forum-forum nasional, di depan rektorat memperjuangkan UKT, ke ujung barat nusantara, ke puncak Merbabu hingga sekarang sedang menuju bagian timur Indonesia, Raja Ampat. Panjimu kini akan memiliki rumah baru. Rumah baru bukan berarti lembaran baru. Terlalu sayang jika menyebutnya lembaran baru. Karena lembaran kegemilanganmu harus terus berlanjut, tak ada yang harus diberhentikan. Tenang saja. Pindah rumah ini bukan kali pertama kok. Sebelumnya kita juga sudah pernah pindah rumah. Dari beberapa ruang kecil di kampus FK pusat, berpindah Tirtomoyo, pindah lagi ke rumah hangat bernama Mesen dan kini pulang kampung lagi ke kampus Pusat.

Aku belum lulus. Dan mungkin ini rencana Allah agar aku ikut merasakan rumah baru Psikologi di kampus Kentingan. Haha

Terimakasih sudah menemaniku hidup di Solo. Himapsi, psikologi dan Mesen.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s