Surat Terbuka untuk Ketua HIMAPSI 2K17

“Sat, andai adekku yang cewek juga kuliah di Solo pasti hari ini kuajakin naik gunung juga. Atau Naufal deh. Sayangnya dia udah masuk pesantren lagi. Makanya aku ajak kamu aja.” Kataku pada Satryo di perjalanan menuju puncak Merbabu.
Salah satu adek jagoan dan kini pundaknya mengemban amanah menjadi kepala suku Himapsi. Seorang mahasiswa yang kuperhatikan gerak-geriknya dari awal masuk kuliah hingga bisa menjadi seperti sekarang. Hmmm aku kok malah merhatiin cowok ya? Aneh aku ini. Wkwkwk

Kalau kata pak Ahok pemimpin itu bukan soal teori, aku kurang setuju. Pemimpin itu berbicara tentang gagasan, gagasan dan gagasan kemudian akhirnya dieksekusi. Selalu menarik kalau kamu cerita tentang kegelisahanmu terkait kampus UNS, fakultas Kedokteran hingga program studi Psikologi. Kegelisahan yang aku yakin, pasti bakal kamu temukan muara penyelesaiannya.

“Aku gak mau jadi ketua Himapsi, Daeng. Tapi pokoknya jadi apapun aku nanti, pengen banget buat Psikologi jadi gini gini gini…” Katamu di lobi kampus, kedai susu ataupun di sekre BEM. Aku yang mendengarmu hanya bisa membalas dengan senyum, karena di titik itu dalam dirimu aku melihat diriku beberapa tahun yang lalu. Aku pun tak ingin jadi ketua Himapsi. Inginku, psikologi menjadi lebih baik dengan apapun yang bisa aku bantu. Itu aja.
Tapi kini amanah sudah memilih pundak, Sat. Ini adalah jawaban Allah atas kegelisahan di dadamu.

Jaga psikologi dan Himapsi ya. Siapa pun yang ada di Himapsi nanti, nilai-nilai yang ada tak boleh luntur. Kejujuran, wariskan cintanya, wariskan kehangatannya, kekeluargaannya. Himapsi bukan sekadar tempat berbagi kebermanfaatan melalui pelaksanaan program kerja, lebih dari itu Himapsi adalah rumah. Tempat berpulang ketika lelah.

Kita mahasiswa Psikologi mungkin adalah makhluk yang paling baper seantero kampus UNS ketika mengelola organisasi. Air mata di tengah perjalanan nanti pasti bakal ada. Pegang kalimatku ini. Tapi jangan jadikan itu penghambat. Justru jadikan itu kekuatan. Cinta menjadikan seseorang akan memberikan bagian terbaik dari dirinya.

Kini aku bisa lulus dengan tenang. Hahaha. Oke bercanda.
Sekali lagi. Titip Himapsweet ya, Sat.

Dari Ahmad Shofwan Muis.

Teruntuk Satryo Anugerah Wibowo.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s