Gunung adalah Mesin Waktu

Kenapa kamu suka naik gunung?

Di gunung waktu seolah berhenti. Tak ada masa lalu saat aku masih mengharapkanmu, tak ada masa depan yang penuh kekhawatiran aku tanpamu. Yang ada hanya sekarang.

Gunung adalah mesin waktu yang membawaku pergi sejenak meninggalkan dunia.

Di gunung aku tak perlu merisaukan banyak hal. Yang kunikmati ya hanya detik saat di gunung. Yang ada hanya sekarangku.
Yang kunikmati oksigen yang memenuhi dan diikat oleh alveolus di rongga dadaku.
Meskipun aku sempat berkata bahwa kau napasku, kutarik kata-kataku. Aku butuh oksigen lebih daripada butuhku kepadamu.

Berjalan mendaki, meski tinggi, aku tak pernah dibuatnya patah hati.

Gunung tak pernah ingkar janji. Gunung adalah tempatku mengadu kala patah hati.

Terimakasih kepada Tuhan yang menciptakan mesin waktu bernama gunung.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s