Image

Bukit Cumbri

Project bepergian bersama #miniSopwan
Wonogokil, masih galaksi Bima Sakti.

Advertisements

Menyegarkan Tubuh dan Hati di Umbul Sigedang Klaten

Menjadi tidak biasa adalah kebiasaan yang selalu ingin saya lakukan. Termasuk memilih tempat tujuan. Ingin berenang, foto di bawah air kebanyakan orang mungkin akan pergi ke Umbul Ponggok. Bukan karena apa, Umbul Ponggok memang sudah lebih dulu terkenal dibanding umbul-umbul yang lainnya. Salah satunya adalah Umbul Sigedang.

image

image

Umbul Sigedang sama halnya Ponggok, terletak di daerah Klaten. Yap, Klaten memang terkenal dengan titik-titik mata air. Salah satu perusahaan air mineral ternama di negeri inipun mengambil air dari daerah ini.

Bagaimana akses ke Umbul Sigedang? Untuk saat ini kendaraan pribadi yang paling memungkinkan membawamu. Di daerah Delanggu, jalan Jogja-Solo kamu akan mengambil jalan “mlipir” berbelok ke arah dalam tepatnya Pulonharjo. Nah, umbul Sigedang ini searah dengan Water Gong. Panorama persawahan di kiri dan kanan akan menemani perjalanmu.

Umbul ini tak seramai umbul Ponggok. Mungkin sekilas akan telintas pikiran kurang meyakinkan saat pertama kali tiba. Parkiran dengan kanopi, tiga warung dan empat kamar ganti menjadi fasilitas yang menyambut kedatangan.

Tidak menunggu lama, langsung byurrr. Dan brrrrr…. Airnya benar-benar dingin! Padahal saat itu matahari sedang tinggi-tingginya. Mungkin karena sumber airnya langsung dari mata air yang alami. Dangat berbeda dengan kolam renang yang penuh kaporit. Terbukti dengan banyak ikan seperti ikan mas dan semacamnya yang hidup dan berenang bersama kita di umbul ini. Tambah lagi rambut tidak keras, saya masih bisa merasakan aroma bekas sampoan tadi malam di rambut. Dan karena saya orangnya iseng, sempat nyoba berenang sambil minum air dalam arti harafiah.

Sempat terlontar candaan “Berenang di umbul Sigedang sangat mewah. Bayangkan satu botol air mineral ternama berharga Rp 3.000 dan kamu berenang dengan bergalon-galon air mineral hanya dengan bayar Rp 8.000!” Hal tadi terlontar karena fakta yang sudah saya sebutkan di bagian awal.

Kenapa sangat murah? Ternyata tak ada biaya masuk maupun parkir! Kita cukup membayar biaya jajan dan kamar ganti & bilas yang sangat terjangkau yaitu Rp 2.000. Apa gak edan? Kendaraan kita akan diawasi oleh ibu-ibu warung tempat kita jajan, pun dengan tikar yang kita gunakan juga dari warung tersebut.

Untuk kamu kaum hawa yang terkadang menghindari kegiatan luar ruangan karena takut kulit hitam, tak perlu khawatir. Berenang di umbul ini tak membuatmu menjadi hitam. Kamu akan terhindat dari sengatan sinar matahari berkat pepohonan rimbun yang ada di sekitar umbul.

Sudah lah adem, murah lagi. Benar-benar menyegatkan tubuh dan hati tanpa dompet yang kering.

image

image

Lantas tunggu apa lagi? Jangan tunda dirimu untuk berkunjung ke umbul Sigedang.

Sindoro Summit

image

Sesuatu yang pertama selalu menjadi hal yang spesial. Akhirnya bisa mendaki puncak pertama saya di tanah Jawa, tentu saja di luar puncak Bogor ya. Yap, dan momen pertama saya tersebut jatuh kepada Sindoro.

Perjalanan Mendaki Gunung Sindoro dimulai dari Solo dan rehat di Temanggung sebelum menuju basecamp Sindoro di Kledung. Jam sembilan pagi, kaki mulai melangkah. Singkat cerita pukul 12 siang, kaki sudah menginjak pos 3. Oiya, jadi di Sindoro ada empat pos, dan pos 3 bisa dikatakan adalah setengah jalan menuju puncak. Diputuskan kita tidak membuat camp di pos ini, karena jalan masih jauh. Pukul empat, lanjut jalan menuju pos 4, tempat kita berencana mendirikan camp. Hingga kemudian “manusia hanya bisa berencana namun Tuhan lah yang menentukan”.
Continue reading

Honda Bikers Day 2015

Pilek bukan rintangan untuk menikmati indahnya Indonesia. Dalam rangka Honda Bikers Day 2015, tiga armada berangkat ke kota 1001 goa, Pacitan. Tepatnya di pantai Teleng Ria.

Hujan di petang sempat menimbulkan rasa pesimis di dada. “Lanjut gas malam ini atau besok ya”. Continue reading